Operasi Penjumlahan dan Pengurangan pada Pecahan Biasa
Pengertian
Bilangan Pecahan
bilangan pecahan dapat diartikan
sebagai sebuah bilangan yang memiliki pembilang dan juga penyebut. Pada bentuk
bilangan ini, pembilang dibaca terlebih dahulu baru disusul dengan penyebut.
Ketika menyebutkan suatu bilangan pecahan, diantara pembilang dan penyebut
harus disisipkan kata "per". Misalkan untuk bilangan 3/5 maka kita
dapat menyebutnya dengan "tiga per lima" begitu juga dengan bilangan
1/4 kalian bisa membacanya "satu per empat" atau
"seperempat".
Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
Penjumlahan pecahan Biasa
Untuk penjumlahan pecahan biasa yang penyebutnya sama, dapat dilakukan dengan Menjumlahkan pembilang-pembilangnya, sementara penyebutnya tetap.
Contoh Soal Penjumlahan Pecahan Biasa
Jumlahkanlah pecahan-pecahan berikut:
atau perhatikanlah gambar berikut ini:
Untuk penjumlahan pecahan yang penyebutnya tidak sama dapat dilakukan dengan cara menyamakan penyebutnya terlebih dahulu, yaitu dengan mencari KPK dari penyebutnya.
Kemudian lakukan penjumlahan terhadap pembilangnya. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah contoh-contoh berikut:
Sifat-sifat penjumlahan bilangan pecahan sama dengan sifat-sifat penjumlahan pada bilangan bulat, yaitu:
Pengurangan Pecahan Biasa
Pengurangan bilangan pecahan yang penyebutnya sama dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti penjumlahan bilangan pecahan, yaitu mengurangkan pembilang-pembilangnya, sementara penyebutnya tetap.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar